A. PENGERTIAN INTERNET
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari jaringan komputer, antara lain :
1.Resource sharing
Yaitu penggunaan sumber daya yang ada secara bersama-sama. Misalnya, seorang pengguna yang berada 100km jauhnya dari suatu data, ia tidak akan mendapat kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.
2.Reliabilitas
Dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan/dicopy ke dua, tiga, atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin lain dapat digunakan.
3.Menghemat uang
Dengan menggunakan jaringan, perusahaan dapat menghema peralatan yang harus digunakan, misalnya printer. Dengan adanya jaringan komputer, satu buah printer dapat digunakan oleh beberapa orang, sehingga perusahaan tidak perlu memebeli printer untuk setiap karyawan. Dengan demikian, jaringan komputer yang dibangun dapat menghemat biaya pengeluaran.
4.Sarana komunikasi
Jaringan komputer dapat dimanfaatkan oleh perusahaan. Misal, ketika memberikan pengumuman rapat, pimpinan perusahaan tidak perlumengirimkan surat kepada semua stafnya. Pimpinan perusahaan cukup mengirim undangan melalui jaringan komputer yang ada.
B. PRINSIP KERJA JARINGAN KOMPUTER
1. Metode Pengiriman dan Penerimaan Data
Pengiriman dan penerimaan data pada jaringan dapat dibedakan menjadi :
a. Tranmisi Unicast = paket data dikimrimkan dari satu komputer ke satu alamat tujuan.
b. Tranmisi Multicast = paket data dari komputer pengirim disalin dan dikirimkan ke beberapa alamat tujuan dalam kelompoknya.
c. Transmisi Broadcast = paket data dari alamat pengirim disalin dan dikirimkan ke semua alamat tujuan dalam jaringan.
2. Keamanan Data dalam Jaringan
Ada dua aktivitas terhadap jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking.
Hacking = usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi kelemahan sistem jaringan secara ilegal.
Cracking = usaha memasuki sebuah jaringan secra ilegal dengan maksud mencuri, menguba atau menghancurkan file atau data yang disimpan di kompter yang ada di jaringan tersebut.
Beberapa metode yang digunakan untuk hacking ataupun cracking :
1.Spoofing
2.Scanner
3.Sniffer
4.Password cracker
5.Destructive devive
Ada beberapa teknik untuk mengaman kan data :
a.Internet firewall
b.Kriptografi
c.Secure socket layer (SSL)
C. Jenis-jenis Jaringan komputer
1.Local area network (LAN)
2.Metropolitan area network (MAN)
3.Wide area network (WAN)
4.Internet
D. Topologi jaringan
Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut :
Twisted pair
Coaxial cable
Optical cable
Wireless
Jenis-jenis topologi jaringan komputer sebagai berikut :
1. Topologi Bus atau Daisy Chain
Topologi bus atau daisy chain memiliki karakteristik sebagai berikut :
a. Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, di mana sepanjang kabel terdapat node-node.
b. Umum digunakan karena sederhana dalam instalasi.
c. Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision.
d. Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan berhenti.
Kelebihan tipologi jaringan bus adalah sebagai berikut :
a. Harga lebih murah bila dibandingkan dengan star kaerena harga kabel yang digunakan lebih murah.
b. Pada jaringan pada topologi ini tidak dibutuhkan konsentrator.
Kelemahan topologi jaringan bus adalah sebagai berikut :
a. sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
b. Untuk pengembangan ke arah yang lebih luas mengalami hambatan.
2. Topologi ring
Topologi ring mempunyai karakteristik sebagai berikut :
a. Lingkaran tertutup yang berisi node-node.
b. Sederhana dalam layout.
c. Signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision(dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
d. Problem sama dengan topologi bus.
e. Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik, melainkan direalisasikan dengan sebuah consetrator dan kelihatan seperti topologi star.
3. Topologi Star
Topologi star mempunyai karakteristik sebagai berikut :
a. Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali.
b. Mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
c. Keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.
d. Dapat digunakan kabel yang ”lower grade” karena hanya menangani satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.
4. Topologi Extended Star
Merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi bebas star, yaitu sebagai berikut :
a. Setiap node berkomunikasi langsung dengan subnode sedang subnode berkomunikasi dengan central node.Traffic data mengalir dari node ke subnode lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
b. Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak dari kapisitas maksimal penghunung.
c. Keunggulannya adalah jika satu kabel subnode terputus, maka subnode lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap subnode akan terputus.
d. Tidak dapat digunakan kabel yang ”lower grade” karena hanya menangani satu traffic node.
5. Topoligi Hierachical
Topologi ini biasa disebut sebagai topologi tree. Topologi ini dapat mensuport baik base band maupun broadband signaling dan juga mensupport baik contention maupun token bus access.
6. Topologi Mesh
Topologi mesh dibangun dengan memesang ljnk diantara workstation. Sebuah ’fully-connected mesh’ adalah sebuah jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung kesemua terminal-terminal yang lain. Topologi ini secara teori memungkinkan, tetepi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi, untuk diimplementasikan.
E. Tipe Jaringan
Ada beberapa tipe jaringan yang dikenal sehari-hari sebagai berikut :
1. Jaringan berbasis server
Yaitu adanya server didalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolaan jaringan tersebut. Jaringan berbasis server memiliki beberapa keuntungan diantarannya :
a. Media pennyimpanan data yang terpusat memungkinkan semua user menyimpan dan menggunakan data di server dan memberikan kemudahan melakukan back-up data di saat kritis. Pemeliharaan data juga menjadi lebih muda karena data tidak tersebar dibeberapa komputer.
b. Kemudahan mengatur jumlah pengguna yang banyak.
c. Kemampuan untuk sharingperalatan mahal seperti printer laser
d. Mengurangi masalah keamanan karena pengguna harus memasukan password untuk setiap peralatan jaringan yang akan digunakan.
2. Jaringan peer-to-peer
Keuntungan menggunakan jaringan peer to peer sebagai berikut :
a. Tidak memerlukan investasi tambahan untuk pembelian hardware dan software server
b. Tidak diperlukan seorang network administrato dan setupnya mudah serta meminta biaya yang murah
Kerugian menggunakan jaringan peer to peer sebagai berikut :
a. Sharing sumber daya pada suatu komputer didalam jaringan akan sangat membebani komputer tersebut.
b. Kesulitan mengatur file-file.
3. Jaringan Hybride
Jaringan hybride memiliki semua yang terdapat pada tiga tipe jaringan di atas. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang di share oleh jaringan peer to peer sedangkan di wakt bersamaan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh server. Keuntungannya adalah sama dengan keuntungan menggunakan jaringan berbasis server dan berbasis peer to peer. Jaringan hybride memiliki kekurangan seperti pada jaringan berbasis sesver.
Kamis, 23 September 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
